Perkapuran Lutut

Perkapuran sendi (osteoarthritis) tidak sama dengan pengeroposan tulang (osteoporosis). Perkapuran adalah penyakit di dalam sendi, sedangkan osteoporosis adalah penyakit di tulang.
Osteoporosis atau pengeroposan tulang tidak memberikan gejala, tidak menyebabkan nyeri, kecuali jika terjadi patah tulang karena tulang rapuh.
Sebaliknya, perkapuran sendi (osteoarthritis) selalu menimbulkan nyeri, terutama di sendi lutut. Perkapuran pada sendi lutut biasanya akan timbul pada usia lebih dari 50 tahun.

Keluhan-keluhan yang diderita pasien osteoarthritis berupa:

  1. Nyeri, yang bisa bertambah hebat dengan bertambahnya aktifitas.
  2. Pada keadaan lanjut, nyeri tetap timbul walaupun sedang istirahat.
  3. Sendi Lutut menjadi kaku dan tidak dapat dilipat / ditekuk dengan sempurna.
  4. Sering tungkai jadi berbentuk 'O' atau 'X'.
  5. Timbul bunyi di sendi lutut setiap kali bergerak.
  6. Timbul bengkak.
Pengobatan Perkapuran (Osteoarthritis/OA) sendi lutut sangat beragam, tergantung dari tingkat keparahan perkapuran itu sendiri. Ada dua faktor yang sangat berpengaruh untuk terjadinya perkapuran sendi lutut: Usia (> 50 tahun) dan Berat badan (gemuk).
Pada kasus perkapuran sendi lutut yang dini, pengobatan mulai dengan pengurangan berat badan, beberapa latihan khusus lutut, pemakaian alat bantu seperti tongkat dan fisioterapi. Pada kasus perkapuran yang lebih lanjut, perlu ditambahkan beberapa obat-obatan.

Pada tahap berikutnya dimana pengobatan-pengobatan di atas tidak memberikan hasil yang memuaskan, kadang-kadang diperlukan tindakan pembedahan / operasi.
Operasi untuk perkapuran sendi lutut yang sederhana adalah Arthroscopy atau sering dikenal sebagai operasi 'Teropong Sendi Lutut'.
Arthroscopy adalah tindakan bedah sayatan kecil (Minimal Invasive Surgery), operasi ini hanya memerlukan luka kurang dari 1 (satu) cm. Operasi ini akan membersihkan 'kotoran' atau debri yang dihasilkan oleh proses pengapuran.
Sering operasi Arthroscopy disebut 'Patient Friendly Surgery' karena setelah operasi pasien tidak memerlukan alat bantu misalnya tongkat atau gips dan pasien dapat cepat pulih kembali ke aktifitas normal.
Di Rumah Sakit Pondok Indah, kami memakai High-Definition Arthroscopic Camera System yang memberikan nilai diagnostik yang sangat akurat untuk tindakan pembersihan yang maksimal.
Namun pada kasus-kasus perkapuran lanjut, sering kali pasien terpaksa harus menjalani operasi Total Knee Arthroplasty atau 'Ganti Sendi' agar dapat kembali melakukan aktifitasnya sehari-hari.

Sebelum operasi Sesudah operasi
Operasi Total Knee Arthroplasty di Rumah Sakit Pondok Indah menggunakan sistem Navigasi atau yang dikenal sebagai 'Computer Asissted Surgery' untuk mendapat hasil operasi dengan ketepatan tinggi sehingga memberikan hasil fungsi lutut yang optimal.
Material Standard Material Oxinium ®
Kami juga menggunakan jenis material implant Total Knee Arthroplasty yang terbaik saat ini yaitu Oxinium ® sebagai standard.

Operasi ini berlangsung kira-kira 1½ (satu setengah) jam, pasien tidak dibius umum, hanya bius setempat.
Jakarta Knee Orthopaedic Sports Center
RS Pondok Indah, Jl. Metro Duta Kav. UE, Jakarta Selatan, Indonesia, Telpon / Fax: +62 21 7693184
Website developed by Focus Digital Design